Posts

Showing posts from July, 2018

Dukungan Dan Pengesahan KPN-GP 2019 Untuk Prabowo Presiden 2019

Image
Warta Portal . Komite Persatuan Nasional Ganti Presiden 2019 (KPN-GN) 2019 menggelar Rapat Rakyat Indonesia pada Rabu (18/7/2018) di Gedung Joang 45, Jalan menteng Raya No.31 Jakarta Pusat. Rapat Rakyat Indonesia merupakan Rapat Nasional Komite yang dilakukan melalui musyawarah dari anggota Komite, ujar Yudi Syamhudi Suyuti, Koordinator aksi “Kami mau 2019 Prabowo Presiden.” Puncak dari pergolakan politik saat ini banyak penyimpangan dari jaringan yang menjadi kekuatan kekuasaan yang ada, lantaran negara ini kedaulatan rakyat dan Undang-Undang sedang disusupi untuk kepentingan pribadi . Kalau ini tidak diatur sesuai dengan kedaulatan rakyat, maka Indonesia akan hancur. Untuk menjadi negara yang diharapkan, 2019 kita ganti presiden. Kita bangun negara, untuk itu rakyat dukung penuh, yang didukung partai koalisi yang baik karena rakyat begitu kuat untuk mengganti Presiden dan yang mampu merubah Indonesia jauh lebih baik untuk pemberdayaan manusia, mampu membangun k

Prabowo Subianto ziarah ke makam Raja Mataran Imogiri

Image
Warta Jurnal . Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berziarah ke Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin. Prabowo dan rombongan yang mengenakan pakaian pranakan Mataram sesuai aturan masuk ke kawasan makam raja-raja yang tiba sekitar pukul 14.25 WIB itu disambut para abdi dalem dan juru kunci makam itu. Setelah menyalami para abdi dalem, Prabowo bersama rombongan langsung menuju makam Sultan Agung Hanyokrokusumo setelah berjalan beberapa menit, meski begitu Prabowo hanya tersenyum dan tidak berkata apapun. Selama perjalanan dari gerbang menuju makam Prabowo Subianto belum bisa diwawancarai para wartawan, hanya saja salah satu dari rombongan berkata,”Nanti ya (wawancaranya), setelah ini,” kata pria itu. Prabowo dan rombongan masuk kawasan makam dari pintu timur atau arah ke Mangunan Dlingo Bantul. Sebelum kunjungannya ke makam raja-raja Imogiri, Prabowo mengunjungi Makam Raja-Raja Mataram di Kotagede Yogyakar

Karena Remehkan AHY, Prabowo Marah Dan Tegur Waketum Gerindra

Image
Warta Hub . Pernyataan Waketum Gerindra, Arief Puyono mengenai AHY telah membuat Prabowo melayangkan surat teguran keras kepadanya. Karena pernyataan tersebut diluar wewenang dan sangat tidak memiliki dasar. Arief menilai, AHY dipandang belum punya pengalaman di pemerintahan dan disebut hanya tentara biasa. Lantaran hal inilah yang membuat Prabowo marah dan melayangkan surat teguran. Berikut bunyi surat tersebut; Saudara Arief Puyono saya sangat menyesal mendengar anda membuat komentar tentang rencana kita berkoalisi dengan partai Demokrat. Pernyataan tersebut diluar wewenang anda dan sangat tidak memiliki dasar. Dalam Rakornas pertanggal 11 April 2018, sudah saya katakan bahwa bagi partai Gerindra dalam politik demi kepentingan yang lebih besar dan kepentingan negara tidak ada yang tidak mungkin. Saya tidak menganggap saudara AHY seorang anak kecil, pengalaman beliau selama di TNI dan juga sekolah beliau di dalam dan luar negeri menunjukan beliau memiliki kap

Pilpres 2019 : Gerindra-PKS-PAN Resmi Dukung Prabowo Tanpa Syarat Jadi Capres

Image
Topik Nasional . Partai Gerindra mengklaim sudah resmi mendapat dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang. Kedua partai itu disebut sepakat mendukung tanpa syarat. “Iya, tadi ada pertemuan dengan PKS-PAN. Intinya menyepakati capresnya Prabowo Subianto, tanpa mensyaratkan harus mengambil (cawapres) dari nama-nama yang ada, yang beredar selama ini dari PKS maupun PAN untuk syarat berkoalisi,” kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu (14/7/2018). Dasco mengatakan koalisi Gerindra-PKS-PAN akan segera dideklarasikan. Soal cawapres akan dibahas nanti. “Soal cawapres nanti akan dibicarakan bersama-sama,” ujar Dasco. Adapun pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan digelar di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Sabtu (14/7/2018) siang. Gerindra menyebut pertemuan itu menghasilkan kesepakatan m

Jokowi Mulai Khawatir Dengan Manuver Prabowo

Image
Topik Id . Jelang Pemilihan Presiden 2019, Prabowo Subianto telah melakukan  manuver politik, dan hal ini bisa dikatakan langkah maju yang memberikan nilai positif yang lebih maju bagi Prabowo sendiri . Ketua Umum Partai Gerindra itu telah mendapatkan mitra koalisi. Berbeda halnya dengan Joko Widodo yang berstatus petahana. “Sementara koalisi Jokowi belum kunjung terbentuk akibat tarik-menarik kepentingan cawapres yang umumnya setiap partai pengusung ingin kadernya menjadi cawapres,” kata pengamat politik dari Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha, Selasa (17/7). Setelah terbentuknya koalisi Gerindra, PAN dan PKS, Prabowo telah dipastikan mendapat tiket Pilpres 2019. Hal tersebut jelas menjadi ancaman bagi Jokowi yang hingga saat ini belum menemui kata sepakat. Ditambahkan oleh Panji, Jokowi jelas khawatir karena peta politik 2019 berbeda jauh dari 2014 saat dirinya dengan mudah mendapatkan partai pengusung. Hal tersebut tentu saja mempunyai beberapa

Prabowo Marah! Tegur Keras Waketum Gerindra

Image
Topik Digital . Imbas dari pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Puyono mengenai Agus Hari Yudhoyono (AHY) berbuntut panjang. Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto marah dengan komentar Arief yang menyebut AHY tidak pantas mendampinginya sebagai cawapres di Pilpres 2019 nanti. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono, teguran itu disampaikan melalui sepucuk surat. Dia membenarkan jika Prabowo marah dengan kadernya itu karena menghina AHY. Berikut isi surat teguran Prabowo kepada Arief; Saudara Arief Puyono saya sangat menyesal mendengar anda membuat komentar tentang rencana kita berkoalisi dengan partai Demokrat. Pernyataan tersebut diluar wewenang anda dan sangat tidak memiliki dasar. Dalam Rakornas pertanggal 11 April 2018, sudah saya katakan bahwa bagi partai Gerindra dalam politik demi kepentingan yang lebih besar dan kepentingan negara tidak ada yang tidak mungkin. Saya tidak menganggap saudara AHY seorang anak kecil, pengalaman b